Yang Perlu Anda Tahu Tentang Search Engine Optimization

SEO (Search Engine Optimization) adalah proses untuk meningkatkan kesempatan konten ditemukan oleh orang yang menggunakan mesin pencarian organik.
Ketika Anda melakukan pencarian di Google, Anda akan melihat iklan berbayar dan listing organik pada halaman hasil pencarian. Iklan berbayar biasanya berada di bagian atas halaman hasil pencarian. Tautan dan deskripsi di bagian bawahnya mengacu pada hasil pencarian organik.
Yang kita bahas kali ini adalah semua hal yang bisa meningkatkan visibilitas pada mesin pencarian untuk listing organik ini.
Dan berikut ini apa saja yang perlu Anda ketahui tentang SEO:

Konten adalah raja

Photo credit: Google
Apa yang dimaksud konten? Konten adalah teks. Konten adalah gambar. Konten adalah video. Konten adalah suara. Konten adalah semua yang bisa terindeks oleh mesin pencarian. Ketika orang mengatakan konten adalah raja, mereka mengisyaratkan kalau konten adalah aturan dari dunia online dan permainan SEO.
Google menyukai konten. Bila orang menerima Google karena pilihan sumber yang tepat, konten Google yang relevan akan menang. Ketika Anda menggunakan Google, mereka menyajikan iklan dan mereka menghasilkan banyak keuntungan dari iklan. Hal yang sama berlaku pada Bing, Facebook, LinkedIn, dan saluran online lainnya.
Apakah ini membuat konten sebagai raja? Banyak orang menganggap demikan, tapi ada juga yang tidak sependapat. Yang perlu Anda ketahui adalah, konten dalam website sangat penting.
Konten yang baik mengalirkan traffic. Kadang tidak juga. Tapi secara keseluruhan, kualitas konten yang Anda ciptakan akan mempengaruhi visibilitasnya pada halaman hasil pencarian.

Layout halaman penting

Photo credit: Google
Ketika Anda menciptakan konten, bila Anda melakukannya sesuai aturan Google biasanya ini akan meningkatkan kesempatan Anda untuk ditemukan.
Melakukan riset kata kunci untuk menentukan apa yang orang cari bisa jadi cara yang sangat efektif. Menciptakan konten yang banyak orang cari merupakan taktik efektif SEO.
Mengikuti rekomendasi Google tentang layout halaman juga perlu Anda lakukan. Anda tahu apa yang disebut meta title tag? Bagaimana dengan deskripsi meta atau H1 tag? Apakah Anda tahu bagaimana memilih tautan anchor text?
Intinya, ketika mengembangkan konten, lakukan dengan cara yang membantu Google menentukan apa isi konten Anda. Bila Anda mengikutinya, berarti Anda meningkatkan kemungkinan konten terlihat.

Tentang link profile

Photo credit: Google
Bagian besar dari algoritma Google (formula untuk menentukan hasil mesin pencarian) didasarkan pada review Google tentang bagaimana website dan konten online lain saling terhubung.
Efektivitas tautan ini bergantung pada kuantitas dan kualitas tautan. Biasanya Google menerima tautan ke situs Anda yang berasal dari sumber relevan dan punya otoritas. Di kasus ini, Google menganggap link seperti suara voting untuk konten website Anda.
Bila Anda memiliki website hotel dan mendapat review bagus dan tautan dari sebuah media online, ini sangat bagus. Ini berarti voting yang kuat.
Bila Anda mendapat link dari pasangan yang berencana menikah pada salah satu situs wedding planner dan mereka memberi tautan ke hotel Anda. Ini juga bagus. Meski tidak sebagus link dari media online tadi.
Bagaimana cara memperoleh link? Anda mungkin berpikir untuk membelinya tapi cara ini tidak akan berhasil.
Cara terbaik untuk memperoleh link adalah dengan kembali ke point 1. Konten yang bagus, konten yang menarik audiens biasanya meningkatkan kesempatan Anda memperoleh link dari website atau saluran media sosial lain.
Kursus SEO Platinum EVOLUTION Kursus Teknik SEO Terlengkap, Rahasia Terdalam dari Dunia SEO Saya Bongkar di Sini. Anda Bisa Dengan Mudah Merangkingkan Kata Kunci Apapun Di Search Engine.

Performa di perangkat gadget

Photo credit: Google
Semua mesin pencarian besar, terutama Google, memonitor performa website untuk visibilitas hasil pencarian.
Jadi website Anda harus loading dengan cepat. Kualitas server web yang menjadi host website Anda bisa memberi efek besar. Kualitas coding pada website Anda juga memberi dampak.
Dan optimasi gambar juga jadi faktor utama dalam waktu loading situs dan halaman. Jadi Anda perlu perhatikan faktor-faktor seperti ini.
Website Anda juga perlu mengatasi faktor pengalaman pengguna. Apakah website Anda dioptimasi untuk perangkat mobile? Apakah website Anda responsif? Atau Anda memiliki aplikasi khusus?
Bila website Anda tidak memberi pengalaman positif ke pengguna yang mengaksesnya dari berbagai perangkat atau platform, ini bisa secara negatif berdampak pada kemampuan konten untuk muncul di hasil pencarian.

Pentingnya media sosial

Photo credit: Google
Apa hubungannya media sosial dan iklan berbayar dengan SEO? Ini penting. Mesin pencarian memonitor aktivitas media sosial untuk membantu mereka menentukan konten online apa yang penting, relevan, dan sesuai untuk dimunculkan pada hasil pencarian.
Tahukah Anda kalau Google terhubung dengan Twitter? Dan Bing serta Facebook juga terintegrasi. Jadi, aktif di media sosial bisa jadi strategi yang sangat efektif. Ini membantu Google menentukan konten apa yang populer dan ini bisa mengalirkan traffic ke konten Anda.

Pengembangan konten saja tidak cukup

Photo credit: Google
Anda telah menciptakan konten yang bagus, Anda mengoptimasi halaman web, dan konten loading dengan sangat cepat. Apakah ini sudah cukup. Ternyata ini baru permulaannya. Masih ada lagi yang perlu Anda lakukan.
Hal yang kebanyakan orang tidak sadari adalah ini hanya bagian dari proses SEO. Aturan umumnya adalah Anda perlu meluangkan waktu untuk mempromosikan dan memasarkan konten Anda untuk membuat konten ini berada di urutan pertama.
Jadi misalnya Anda telah menerbitkan postingan blog. Sekarang waktunya untuk mempromosikannya melalui Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn, dan sebagainya.
Bergantung konten dan target market Anda, mungkin bisa berdampak baik bila Anda mempostingnya di akun Reddit dan Tumblr. Sering kali, jenis konten dan orang yang coba Anda raih menentukan saluran terbaik untuk mempromosikan konten Anda.
Jadi, cocokkan usaha marketing dan promosi dengan konten dan siapa yang ingin Anda jangkau. Membangun relasi dengan influencer jadi bagian penting untuk strategi ini.

Penalti dari Google

Photo credit: Google
Bila Anda melakukan hal yang tidak disukai mesin pencarian, Anda akan mendapat masalah. Google bisa bersikap keras pada orang yang tidak mengikuti aturan mereka. Anda mungkin pernah mendengar penalti Google seperti Google Penguin dan Google Panda.
Tidak menyadari apa yang membuat Anda terkena ban atau penalti oleh Google sangat tidak membantu. Anda perlu tahu apa yang harus dilakukan untuk SEO yang efektif.
Anda perlu juga tahu kenapa Anda tidak boleh lakukan hal-hal tertentu. Hal seperti membayar link atau menggunakan konten orang lain bisa menyebabkan penalti.
Bila Anda mendapat penalti dari Google. Kembali ke hasil pencarian bisa jadi usaha yang melelahkan dan mahal. Penalti dari Google juga akan berpengaruh negatif pada bisnis Anda.
Yang Perlu Anda Tahu Tentang Search Engine Optimization Yang Perlu Anda Tahu Tentang Search Engine Optimization Reviewed by Awn Chanel on 03.09 Rating: 5

Ketika Mengalami Kegagalan Dalam Bisnis, Apa Yang Harus Dilakukan?

Angka kegagalan pada bisnis startup cukup tinggi, terutama bagi orang yang baru pertama kali berbisnis. Sekitar 50 persen dari semua bisnis mengalami kegagalan dalam 4 tahun pertama dan banyak pemilik bisnis ini  baru memulainya. Mereka punya pengalaman usaha, bisnis, atau manajemen yang masih terbatas.
Meski ketika Anda memulai sebuah bisnis  dengan ide yang brilian, punya team yang solid untuk menerapkan ide menjadi kenyataan, dan membuat perencanaan dengan sangat teliti, faktor luar yang ada di luar kontrol Anda serta kurangnya pengalaman bisa menyebabkan bisnis goyah.
Tapi pebisnis yang baik, tidak ditentukan oleh kegagalan ini, tapi pada bagaimana mengatasi kegagalan. Mengatasi situasi sulit baik secara eksternal maupun internal penting untuk menjadi pebisnis yang sukses.
Kegagalan merupakan sebuah hal yang mungkin terjadi pada semua bisnis. Yang jadi pertanyaannya adalah, apa yang Anda lakukan bila ini terjadi?

Menghadapi kegagalan

Bila bisnis pertama Anda mengalami kegagalan, Anda perlu ikuti langkah berikut, setidaknya untuk memulai pemulihan:

Analisa kegagalan

Photo credit: Google
Kemungkinan, akar penyebab dari kegagalan bisnis Anda bisa diidentifikasi. Luangkan waktu melihat riwayat bisnis Anda, meski bila riwayat ini cukup singkat, dan lihat apakah Anda mengetahui penyebab utama kegagalan, serta keputusan yang memicu ke penyebab itu. Semakin baik Anda memahami ini, semakin Anda bisa mencegah kegagalan ini terjadi lagi di masa mendatang.

Kesalahan

Photo credit: Google
Coba renungkan kesalahan yang Anda buat selama menjalani bisnis, termasuk kesalahan besar dan kecil. Tiap keputusan yang Anda buat ketika memimpin perusahaan jadi pelajaran penting untuk diingat.

Jangan membuat keputusan emosional

Photo credit: Google
Kadang orang membuat keputusan emosional setelah sesuatu yang buruk terjadi. Sering melakukan ini bisa berdampak negatif. Membuat keputusan yang rasional mencegah masalah semakin menjadi buruk.

Mengurus keuangan

Photo credit: Google
Selanjutnya, pastikan masalah keuangan sesuai aturan. Anda tidak lagi bisa mengandalkan bisnis sebagai sumber income utama, dan bila Anda punya sejumlah tabungan personal yang digunakan untuk bisnis ini, Anda juga akan kehilangan dana itu akibat kegagaln ini. Jangan terlalu khawatir meski bila Anda bangkrut, tapi Anda harus luangkan waktu menganalisa pengeluaran dan mencari tahu cara peroleh pendapatan baru bila Anda ingin sukses.

Kerja sama dengan pebisnis lain

Photo credit: Google
Perluas pergaulan Anda dengan para pebisnis, baik dengan menghadiri lebih banyak event, terhubung dengan pebisnis lain di media sosial, atau hanya memperkenalkan diri ke pemilik bisnis.
Bagikan pengalaman Anda dan tanyakan pengalaman mereka, Anda akan mendapat perspektif baru, dan selalu jaga komunikasi dengan mereka. Kemungkinan, Anda akan belajar cara baru untuk mengatasi masalah yang Anda hadapi sebagai pemilik bisnis, dan Anda akan mendapat dukungan di waktu yang sama.

Waktu untuk diri sendiri

Photo credit: Google
Menjalani bisnis sangat menyita waktu, dengan 25 persen pebisnis bekerja selama 60 jam atau lebih setiap minggunya. Kehilangan bisnis adalah hal sulit, tapi ini juga jadi kesempatan untuk meluangkan waktu melakukan apa yang Anda inginkan. Cobalah berlibur, bekerja di rumah, atau lakukan hobi yang akan mengurangi stres Anda, menjernihkan pikiran untuk memperoleh ide baru, dan mempersiapkan diri untuk perjalanan bisnis yang telah Anda rencanakan.

Mulai berpikir tentang rencana bisnis baru

Photo credit: Google
Akhirnya, luangkanwaktu untuk memikrkan tentang rencana bisnis baru. Mulai tuangkan ide bisnis Anda dan buat rencana bisnis yang menjanjikan.

Kontak

Photo credit: Google
Jangan mengasingkan diri dari orang yang telah bekerja sama dengan Anda sebagai pebisnis, kontak  ini akan berharga di bisnis Anda selanjutnya, baik mereka sebagai partner, pegawai atau kontak yang bisa Anda referensikan ke klien. Semakin besar networking Anda, semakin baik.

Otoritas

Photo credit: Google
Jangan malu, bicaralah tentang pengalaman Anda sebagai pebisnis. Meski bila bisnis Anda gagal, orang akan menghargai kepemimpinan dan pengalaman manajemen Anda.

Perencanaan untuk cash flow

Photo credit: Google
Setelah memprioritaskan apa saja yang dibayar, hitung uang yang Anda punya dan piutang yang bisa Anda terima. Lalu buat rencana cash flow yang mencantumkan siapa yang akan Anda bayar, kapan Anda akan membayar, dan berapa banyak.

Jangan menganggap kegagalan sebagai hal yang terlalu serius

Photo credit: Google
Keberhasilan sebuah bisnis tidak mudah diprediksi, dan kondisi tak terduga bisa terjadi kapan saja. Yang penting adalah beradaptasi. Semakin baik Anda bisa menerima perubahan, semakin mudah Anda bisa pulih dari kegagalan bisnis atau perubahan besar yang terjadi.

Dikelilingi oleh orang yang akan membantu bisnis Anda tumbuh kembali

Photo credit: Google
Cari mentor, atau ikuti seminar yang membuat Anda bisa terus belajar. Semakin Anda belajar, semakin banyak nilai yang Anda punya, yang menyebabkan Anda siap untuk mengambil kesempatan baru.
Awalnya sulit untuk menghadapi kegagalan tapi tidak berarti ini akhir dari dunia. Tetap mungkin untuk bangkit kembali, tapi butuh usaha sadar dan keputusan untuk bergerak maju. Belajar, beradaptasi, dan terus berusaha meraih mimpi Anda.
Kelilingi diri Anda dengan teman, keluarga, mentor yang bisa memberi support selama masa sulit untuk mencegah perasaan terisolasi.
Anda mungkin merasa sendirian, tapi ada orang di sekitar Anda membuat Anda merasa dicintai dan merasa penting di luar dunia kerja, dan ini bisa membuat semangat tetap tinggi. Orang-orang ini juga bisa memberi saran yang penting.

Evaluasi kembali situasi Anda

Photo credit: Google
Kegagalan adalah kesempatan bagus untuk mengevaluasi ulang  situasi Anda. Anda perlu bertanya ke diri sendiri kenapa Anda gagal, bagaimana perasaan Anda, dan apa yang Anda lakukan selanjutnya.
Bila perusahaan Anda secara drastis menurun, maka ini kesempatan bagus untuk mencari dan bertanya kenapa ini terjadi. Bila ini karena Anda tidak melakukan tugas yang dibutuhkan, Anda perlu bertanya berapa banyak Anda peduli tentang apa yang terjadi pada bisnis ini. Tetaplah berusaha gigih menghadapi kegagalan, meski ini sulit.
Kegagalan bisa jadi tanda apa yang Anda lakukan tidak tepat untuk Anda. Bersikap jujur pada diri sendiri tentang hal ini bisa menyelamatkan energi dan kebahagiaan Anda. Lupakan berapa banyak waktu yang Anda berikan di awal bisnis dan mengevaluasi situasi untuk masa sekarang bisa membantu Anda memutuskan langkah selanjutnya yang tepat.
Ingat, sebagai pebisnis, Anda akan menghadapi banyak kegagalan. Bila Anda mencari kehidupan yang aman tanpa kondisi yang naik-turun, atau Anda sulit menghadapi kegagalan, maka mulai berbisnis mungkin bukan hal tepat untuk Anda. Atur ekspektasi Anda secara efektif dan kenali bagaimana Anda dalam menghadapi kegagalan dalam bisnis.
Ketika Mengalami Kegagalan Dalam Bisnis, Apa Yang Harus Dilakukan? Ketika Mengalami Kegagalan Dalam Bisnis, Apa Yang Harus Dilakukan? Reviewed by Awn Chanel on 03.03 Rating: 5

Strategi Efektif Untuk Memasarkan Bisnis Kuliner

Bisnis kuliner telah banyak memanfaatkan perkembangan teknologi. Pemilik bisnis kuliner tidak lagi hanya mengandalkan marketing tradisional dari mulut ke mulut.
Kebanyakan bisnis kuliner saat ini memanfaatkan media digital dan teknologi mobile. Meski sebagian sudah melakukannya dengan benar, kebanyakan masih kesulitan dengan strategi marketing mereka.
Kompetisi yang ketat menyebabkan sekitar 60 persen bisnis kuliner mengalami kegagalan, jadi penting untuk memperhatikan strategi marketing Anda. Sebagian bisnis kuliner gagal meski mereka punya makanan dengan rasa yang enak, sedang lainnya berhasil meski rasa makanan mereka biasa saja. Kenapa demikian? Ini karena bisnis kuliner lebih dari sekedar memasak makanan yang enak.
Keberhasilan sebuah bisnis kuliner bergantung pada strategi marketing-nya. Berikut ini cara efektif memasarkan bisnis kuliner Anda:

Manfaatkan media sosial

Photo credit: Google
Kita ada di era dimana platform media sosial jadi tempat untuk menemukan banyak gambar menarik. Anda perlu memanfaatkan platform media sosial untuk meningkatkan bisnis kuliner Anda .
Ada banyak platform media sosial, tapi ketika bicara tentang kuliner, Instagram jadi pilihan terbaik pertama, dan Facebook jadi pilihan terbaik kedua. Kunci keberhasilan Anda ada di  postingan gambar dan video tentang makanan. Bila Anda tidak tahu caranya, Anda perlu pekerjakan ahli sosial media untuk memberi Anda pengarahan yang tepat.

Buat website

Photo credit: Google
Punya website untuk bisnis kuliner sama dengan punya toko makanan di tiap sudut dunia. Bila Anda ingin bisnis kuliner tumbuh besar, maka Anda harus punya website profesional.
Sebuah website membuka kesempatan untuk market konsumen yang lebih besar.  Akan sangat mudah untuk pelanggan potensial dan pelanggan yang sudah ada menemukan Anda. Membangun website memang bukan perkara gampang, tapi hasilnya akan sebanding. Terlebih, Anda bisa pekerjakan orang yang profesional untuk melakukan tugas ini.

Adakan kontes

Photo credit: Google
Mengadakan kontes jadi cara bagus untuk mempromosikan bisnis kuliner Anda. Anda bisa adakan kontes offline maupun online. Ini berarti memulai kontes di restoran atau kafe Anda agar pelanggan bisa membagikannya secara online. Bayangkan, satu pelanggan dengan follower yang banyak meng-upload konten yang berhubungan dengan bisnis kuliner Anda. Mengadakan kontes tentu akan menyebarkan berita tentang bisnis kuliner Anda.

Jangan tinggalkan email marketing

Photo credit: Google
Email marketing jadi strategi penting lain untuk secara efektif memasarkan bisnis kuliner Anda. Ada dua cara untuk mengembangkan daftar email. Pertama, dengan meminta pelanggan mengisi formulir secara langsung, atau kedua, dengan meminta mereka mengisi form online.
Anda perlu tekankan pilihan kedua. Email marketing adalah cara efisien untuk membuat pelanggan kembali datang. Gunakan email marketing agar Anda bisa menunjukkan tambahan baru pada menu, potongan harga, dan penawaran menarik lainnya. Tapi email marketing bisa sulit bila tidak diterapkan dengan tepat. Jadi bila Anda baru di bidang email marketing, jangan lupa berkonsultasi untuk menemukan strategi marketing terbaik untuk bisnis kuliner Anda.

Rangkul food blogger dan influencer

Photo credit: Google
Satu strategi marketing paling bagus saat ini adalah memanfaatkan food blogger dan influencer. Sebagai pemilik bisnis kuliner, Anda bisa manfaatkan jaringan para food blogger dan influencer dengan menghubungi mereka dan meminta mereka membagikan konten yang berhubungan dengan bisnis kuliner Anda. Anda bisa tawarkan insentif seperti makan gratis agar mereka mempopulerkan brand Anda di jaringan mereka.

Masuk ke daftar aplikasi makanan

Photo credit: Google
Beberapa aplikasi makanan berkembang karena permintaan dari konsumen. Konsumen tidak perlu lagi menghabiskan waktu untuk menemukan tempat makan yang tepat. Yang perlu mereka lakukan adalah menginstal aplikasi makanan yang akan mengarahkan mereka ke restoran atau kafe terdekat.
Manfaatkan teknologi ini dengan bekerja sama dengan aplikasi makanan untuk memastikan restoran Anda masuk daftar. Masuk di daftar aplikasi makanan seperti ini memastikan Anda tidak kehilangan pelanggan potensial.

Social paying

Photo credit: Google
Banyak orang yang datang ke sebuah restoran, karena seorang teman merekomendasikannya. Anda bisa manfaatkan berita dari mulut ke mulut ini dengan menggunakan social paying. Apa yang dimaksud social paying? Sederhana, Anda beri pelanggan kesempatan untuk membayar makanan dengan membagikan info bisnis kuliner Anda di media sosial.
Bayangkan bila ada 10 pelanggan yang masing-masing punya seratus follower, mereka membagikan satu  info bisnis Anda di jaringan pertemanan mereka. Pasti Anda akan mendapat beberapa pelanggan yang ingin mencoba menu yang Anda tawarkan.

Marketing media sosial

Photo credit: Google
Marketing media sosial jadi satu tool paling kuat untuk bisnis apapun. Marketing media sosial bisa membuat sebuah kafe atau restoran berada di depan ribuan pelanggan potensial.
Marketing media sosial lebih dari sekedar brand awareness, tapi juga membantu Anda memperoleh pencerahan tentang konsumen target.
Marketing media sosial untuk kuliner juga membuka jalan untuk feedback dari pelanggan yang sudah ada. Untuk memperoleh marketing media sosial terbaik, harus dilakukan oleh orang yang ahli di media sosial. Anda bisa bekerja sama dengan mereka untuk mendapat rencana marketing media sosial terbaik untuk bisnis kuliner Anda.

Perhatikan reputasi online Anda

Photo credit: Google
Tak ada yang menghancurkan bisnis kuliner selain review yang buruk. Siapa yang ingin mengunjungi restoran dengan review makanan hambar dan serangga mati dalam makanan? Semua usaha online Anda bisa jadi sia-sia bila Anda tidak punya strategi manajemen untuk reputasi online.
Reputasi online untuk sebuah bisnis kuliner melibatkan merespon permintaan pelanggan dengan cara yang tepat dan merespon baik review positif atau negatif dengan cara yang baik. Tapi bila Anda tidak punya pengalaman dalam manajemen reputasi online, Anda perlu bekerja sama dengan orang yang ahli untuk membangun reputasi online Anda.
Nah, sekarang Anda sudah tahu beberapa strategi marketing untuk bisnis kuliner yang akan membuat bisnis Anda semakin meningkat. Tapi ada beberapa point yang perlu diingat:
  • Keberhasilan online dari bisnis kuliner Anda sangat bergantung pada performa offline Anda, jadi pastikan aktivitas offline Anda sudah tepat.
  • Jangan sembarangan  dengan internet marketing untuk bisnis kuliner Anda. Cari orang yang ahli bila Anda ingin unggul di strategi ini.
  • Lakukan kerja sama dengan  perusahaan marketing profesional untuk memastikan marketing bisnis kuliner yang sukses.
Dengan menjalankan tips di atas, Anda bisa jadikan bisnis kuliner Anda semakin berkembang.
Strategi Efektif Untuk Memasarkan Bisnis Kuliner Strategi Efektif Untuk Memasarkan Bisnis Kuliner Reviewed by Awn Chanel on 02.58 Rating: 5

8 Tips Lancar Wawancara Kerja

Berikut ini tips wawancara kerja yang akan membantu Anda lancar melewatinya. Persiapan yang baik akan mengurangi stres saat wawancara sekaligus memberi Anda pengalaman wawancara yang sukses.

Berlatih dan bersiap

Photo credit: Google

Ulas pertanyaan-pertanyaan yang biasa diajukan dalam wawancara kerja, dan berlatihlah menjawabnya. Jawaban yang kuat adalah yang spesifik dan mengedepankan skill yang Anda miliki. Jawaban Anda juga harus menekankan skill yang paling penting bagi atasan dan relevan dengan posisi yang Anda lamar. Pastikan untuk melamar sesuai dengan pengalaman kerja Anda.
Meski penting untuk familiar dengan jawaban terbaik, selama wawancara juga penting untuk mendengarkan dengan baik untuk memastikan respon Anda memberi informasi yang mereka inginkan.
Juga, siapkan daftar pertanyaan yang Anda ingin ajukan kepada pewawancara. Pada hampir tiap wawancara, Anda akan ditanya apakah punya pertanyaan untuk mereka. Penting untuk punya setidaknya satu atau dua pertanyaan untuk menunjukkan minat Anda di perusahaan tersebut.

Membangun koneksi dengan pewawancara

Photo credit: Google
Selain menunjukkan apa yang Anda tahu tentang perusahaan, Anda juga perlu coba membangun koneksi dengan pewawancara. Ketahui namanya dan gunakan selama wawancara kerja. Bila Anda tidak tahu namanya, hubungi dan tanyakan sebelum wawancara. Dan dengarkan baik-baik selama perkenalan. Bila Anda sering lupa nama orang, tulis di buku catatan Anda.
Membangun koneksi personal dengan pewawancara bisa meningkatkan kemungkinan Anda diterima bekerja. Orang cenderung mempekerjakan kandidat yang mereka suka dan yang sepertinya cocok dengan budaya perusahaan.

Cari tahu tentang perusahaan dan tunjukkan apa yang Anda tahu

Photo credit: Google
Cari tahu tentang perusahaan agar Anda siap untuk pertanyaan, “Apa yang Anda tahu tentang perusahaan ini?” Bila pertanyaan ini tidak diajukan, Anda perlu tunjukkan apa yang Anda tahu tentang perusahaan tersebut.
Anda bisa melakukannya dengan menghubungkan apa yang Anda tahu tentang perusahaan dalam jawaban Anda. Misalnya Anda bisa katakan, “Saya lihat ketika Anda menggunakan sistem software baru tahun lalu, tingkat kepuasan pelanggan meningkat secara drastis.”
Anda perlu cari banyak informasi tentang riwayat perusahaan, misi, staf, budaya, dan kesuksesan terbaru di website mereka. Bila perusahaan punya blog dan sosial media, ini bisa jadi tempat yang tepat untuk mendapat banyak informasi tentang perusahaan.

Bersiap jauh-jauh hari

Photo credit: Google
Jangan tunggu hingga menit terakhir untuk memilih baju, mencetak resume, dan mencari buku catatan dan pulpen. Segera siapkan baju yang tepat, agar Anda tidak lagi cemas tentang baju mana yang akan dikenakan. Siapkan semua yang Anda butuhkan di malam sebelumnya.
Menyiapkan sepatu, tatanan rambut, kapan Anda berangkat, dan bagaimana sampai ke tempat wawancara, merencanakan semua ini di malam sebelumnya berarti otak Anda tidak perlu membuat keputusan di pagi harinya dan berarti Anda bisa menggunakan kekuatan otak Anda untuk fokus di wawancara.

Datang tepat waktu

Photo credit: Google
Selalu datang tepat waktu untuk wawancara. Tepat waktu berarti 5 hingga 10 menit lebih awal dari jadwal. Bila perlu, datang ke tempat wawancara sebelum jadwal agar Anda tahu tempatnya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tiba ke sana.
Perhatikan waktu pelaksanaan wawancara agar Anda bisa sesuaikan dengan kondisi lalu lintas pada saat itu. Pastikan Anda punya waktu untuk ke kamar kecil, memeriksa penampilan, dna menenangkan diri.

Tetap tenang

Photo credit: Google
Selama wawancara kerja, coba rileks dan setenang mungkin. Ingat kalau bahasa tubuh memberitahu banyak tentang Anda ketika Anda menjawab pertanyaan. Persiapan yang tepat akan membuat Anda lebih percaya diri.
Ketika menjawab pertanyaan, jaga kontak mata dengan pewawancara. Pastikan memperhatikan pertanyaan agar Anda tidak lupa dan dengarkan seluruh pertanyaan sebelum menjawab, agar Anda tahu pasti apa yang ditanyakan.
Hindari memotong ucapan pewawancara, terutama ketika ia mengajukan pertanyaan. Bila Anda perlu waktu untuk memberi jawaban, ini tak masalah, dan lebih baik daripada memulai dengan banyak “hmmm” atau “umm..”

Follow-up setelah wawancara

Photo credit: Google
Selalu follow up dengan ucapan terima kasih untuk menunjukkan minat Anda pada posisi tersebut. Anda bisa juga sertakan detail yang Anda lupa sebutkan selama wawancara. Bila Anda diwawancarai oleh banyak orang dari perusahaan yang sama, kirim catatan personal ke masing-masing mereka. Kirimkan email ucapan terima kasih dalam 24 jam setelah wawancara.

Hindari kesalahan dalam wawancara kerja

Yang tidak kalah penting, Anda perlu hindari kesalahan dalam wawancara kerja. Berikut ini beberapa diantaranya:

Berpakaian tidak tepat

Photo credit: Google
Untuk wawancara kerja, Anda harus tampil profesional. Meski pakaian Anda bisa bervariasi berdasarkan posisi yang Anda lamar, misalnya, Anda perlu kenakan pakaian bisnis untuk pekerjaan non-profesional atau kasual untuk wawancara di perusahaan startup, tetap penting untuk terlihat rapi.

Datang terlambat

Photo credit: Google
Tiap orang tahu kesan pertama sangat penting dalam mendapatkan sebuah pekerjaan, tapi tahukah Anda kalau Anda bisa memberi kesan buruk bahkan sebelum Anda datang ke wawancara?
Datang terlambat tidak hanya menunjukkan skill manajemen waktu yang buruk, tapi menunjukkan kurang menghormati perusahaan, posisi, dan bahkan pewawancara.
Pastikan Anda tidak terlambat datang, tiba tepat waktu, atau bahkan lebih awal. Alokasikan waktu untuk tiba 5 hingga 10 menit lebih awal. Dengan begitu bila ada sesuatu yang tidak direncanakan terjadi Anda tidak akan terlambat.

Menggunakan handphone selama wawancara

Photo credit: Google
Sebelum masuk ke ruang wawancara, atur handphone di mode silent. Mengirim pesan selama wawancara tidak hanya terkesan tidak sopan, tapi memberi petunjuk jelas ke pewawancara kalau memperoleh pekerjaan bukan prioritas utama Anda.
Untuk alasan yang sama, jangan menjawab telepon selama wawancara. Untuk menghindari mengecek handphone, simpan handphone di tas sebelum wawancara. Bila Anda lupa mematikannya, jangan mengeceknya bila ada pesan atau telepon masuk.

Membawa  minum

Photo credit: Google
Sisihkan kopi, soda, atau minuman botol sebelum masuk ke ruang wawancara. Bila Anda perlu minum, lakukan sebelum wawancara.
Tidak saja terkesan tidak profesional bila masuk ke ruangan wawancara dengan membawa minum, tapi selama wawancara, Anda harus fokus memberi kesan yang baik, menjawab pertanyaan, menjaga kontak mata dengan calon atasan, dan memperhatikan seluruh proses wawancara.
Ada minuman di depan Anda membuat perhatian teralihkan, Anda jadi tidak bisa mencerna apa yang ditanyakan ketika sambil menyeruput teh, misalnya. Selain itu, membawa minum ke ruang wawancara juga berisiko insiden, seperti, minuman tumpah ke meja, ke Anda, atau bahkan ke pewawancara.

Rahasia Diterima Kerja. Ketahui Teknik Wawancara Kerja Yang Memukau Yang Belum Pernah Dibahas di Manapun Dengan Cara Yang Sudah Terbukti Berhasil !!


8 Tips Lancar Wawancara Kerja 8 Tips Lancar Wawancara Kerja Reviewed by Awn Chanel on 18.37 Rating: 5

8 Tips Memperoleh Review Bagus Dari Pelanggan

Ada banyak faktor yang menentukan keputusan pelanggan untuk membeli produk dari perusahaan Anda.
Misalnya, ketika seseorang ingin membeli sesuatu, ia akan meminta rekomendasi dari teman dan lalu melakukan pencarian online.
Kepercayaan pelanggan terhadap rekomendasi teman dan keluarga melebihi kepercayaan mereka terhadap iklan sebuah brand. Dan ketika tidak ada rekomendasi dari teman atau keluarga, ini membuat sebanyak 85 persen review online jadi sumber iklan yang bisa dipercaya.
Sebanyak 60 persen pelanggan yakin review pelanggan sangat bisa dipercaya, berarti bisnis yang bisa mengumpulkan review positif punya kesempatan untuk membuat pelanggan melakukan pembelian.
Penelitian lain menyatakan review positif dari pelanggan membuat 73 persen pelanggan lebih percaya pada sebuah bisnis, dan 57 persen pelanggan mengunjungi website perusahaan setelah membaca review positif.
Ini juga berarti bisnis bisa tumbuh dan berkompetisi, mereka butuh pelanggan yang membagikan review positif untuk membuat lebih banyak pengunjung datang ke website mereka.
Photo credit: Google
Untungnya, biasanya pelanggan tidak keberatan membantu Anda. Sebuah survey menyatakan dari 74 persen pelanggan yang diminta untuk memberi feedback, sebanyak 68 persen bersedia melakukannya.
Jadi yang perlu Anda lakukan adalah meminta dan mereka dengan senang hati melakukannya.
Lalu bagaimana membuat pelanggan menulis review positif yang bisa membantu Anda meningkatkan penjualan? Bagaimana Anda memastikan pelanggan puas dan cukup senang untuk dimintai review yang Anda butuhkan?
Berikut ini strategi yang akan membuat Anda memperoleh review positif dari pelanggan:

Sediakan tempat terpisah untuk meninggalkan ulasan

Photo credit: Google
Sebelum pelanggan potensial masuk ke website untuk mengenal bisnis Anda, pastikan mereka bisa tahu tentang Anda dimanapun mereka melakukan pencarian online.
Ada beberapa situs pihak ketiga yang orang gunakan untuk tahu lebih banyak tentang bisnis atau produk:

1. Yelp

Yelp dan Facebook jagi sumber review pelanggan yang paling dipercaya. Jadi pastikan bisnis Anda terdaftar dan up to date.
Pastikan Anda secara teratur memonitor komunikasi yang datang. Pemilik bisnis yang responsif ditandai dengan waktu respon dan tingkat respon yang bisa mendorong pembaca maju ke proses menjadi pelanggan.

2. Facebook

Anda juga perlu mengklaim bisnis Anda di halaman Facebook agar pelanggan potensial bisa menemukan Anda untuk tahu lebih tentang Anda tanpa harus meninggalkan jaringan sosial mereka.
Facebook jadi situs yang memberi reward terhadap tingkat respon yang tinggi, jadi pastikan Anda mempekerjakan seseorang untuk memonitor pesan yang masuk di media sosial yang Anda optimasi untuk memperoleh pelanggan baru.

3. Google

Gunakan Google My Business untuk mengklaim bisnis Anda di mesin pencarian terbesar di dunia ini, dimana pelanggan potensial akan menemukan Anda ketika mereka mencari informasi di Google atau mencari arah di Google map.
Orang juga suka memberi review melalui Google, yang muncul di hasil pencarian bisnis Anda.

Optimasi konten

Photo credit: Google
Review pelanggan bisa datang mulai dari pelanggan yang senang  atau tidak senang di situs pihak ketiga. Tapi setelah orang ada di situs Anda, pastikan mudah begi mereka meninggalkan review di sana.
Optimasi website Anda, blog post, dan email untuk menyediakan cara cepat dan mudah untuk menulis review dengan:
  • Mengatur website agar dengan cepat dan mudah mengarahkan pelanggan ke halaman Facebook untuk membaca dan meninggalkan review.
  • Optimasi website untuk perangkat mobile untuk orang yang datang ke website ketika mereka browsing media sosial atau melakukan pencarian dari handphone.
  • Bila Anda meminta pelanggan untuk memberi review melalui email, buat email yang singkat dan cepat.

Berikan insentif

Photo credit: Google
Waktu Anda sangat berharga, dan  begitu juga waktu pelanggan, jadi pastikan Anda memberi pelanggan alasan untuk memberi review.
Tawarkan insentif untuk membuat pelanggan ingin menulis review, seperti diskon atau kode kupon, atau uang tunai.

Meminta di momen yang tepat

Photo credit: Google
Pastikan Anda mengumpulkan review pelanggan di momen yang tepat untuk mendapat hasil yang optimal.
Coba pikirkan, bila Anda meminta review di waktu yang salah, ini bisa menyebabkan pelanggan memberi review negatif yang banyak orang bisa baca ketika mempertimbangkan apakah membeli produk dari bisnis Anda.
Minta review pelanggan setelah momen positif seperti:
–          Setelah mereka mengalami atau menunjukkan keberhasilan dengan produk atau layanan Anda.
–          Ketika mereka membeli kembali atau memesan kembali.
–          Setelah mereka tag brand Anda di postingan media sosial.
–          Bila mereka menghabiskan waktu di website Anda untuk browsing produk atau layanan lain.
–          Bila mereka mengajak orang lain membeli dari Anda.
Ini hanya beberapa contoh tanda pelanggan cukup puas sehingga mereka meninggalkan review positif untuk bisnis Anda.

Respon tiap review, termasuk review yang negatif

Photo credit: Google
Tak ada yang sempurna, dan kesalahan kadang terjadi yang menyebabkan pelanggan meninggalkan satu bintang saja di website, Facebook, atau Yelp.
Ketika Anda mendapat review satu bintang, pastikna untuk meluangkan waktu meresponnya, tanpa bersikap defensif. Ini hal tepat untuk dilakukan bila Anda memberi layanan untuk pelanggan dan ini sebenarnya bisa membantu bisnis Anda untuk jangka waktu panjang.

Beri review bagus lebih dulu ke pelanggan

Photo credit: Google
Bila Anda ingin pelanggan meninggalkan review, Anda bisa memberi mereka review lebih dulu.
Tapi Ini tidak selalu memungkinkan (bergantung industri dan produk Anda), tapi pada banyak kasus, Anda bisa mengajak pelanggan saling berbagi review positif.
Telegram Marketing Secrets.  Ebook panduan langkah demi langkah yang akan menunjukkan cara meningkatkan pendapatan bisnis Anda dengan teknik pemasaran Telegram.

Meminta secara langsung

Photo credit: Google
Bila Anda punya hubungan dekat dengan pelanggan, jangan ragu untuk memberi sentuhan personal, dan minta pelanggan untuk memberi review tentang pengalaman mereka secara langsung.
Bila Anda mengajak pelanggan ke kafe atau mengundang mereka ke salah satu event perusahaan, Anda bisa bertanya apakah produk atau layanan Anda jadi solusi untuk masalah mereka.
Anda bisa tahu kalau mereka berhasil atau tidak berdasarkan komunikasi reguler yang Anda lakukan, jadi Anda akan bertanya ke pelanggan yang Anda tahu telah berhasil.
Bila pelanggan memberitahu Anda kalau mereka berhasil, katakan ke mereka kalau Anda menghargai  pendapat dan loyalitas mereka, dan Anda akan sangat mengapresiasi bila mereka membantu Anda memperoleh pelanggan potensial baru.

Bagikan review pelanggan yang positif

Photo credit: Google
Ketika Anda mulai menerima review positif dari pelanggan, Anda bisa membagikannya agar pelanggan lain terinspirasi untuk melakukan yang sama.
Di Google, Yelp, TripAdvisor, dan banyak situs review lain, pemilik bisnis bisa pindahkan review agar lebih terlihat dan lebih banyak orang bisa membacanya. Pastikan Anda secara teratur melakukan ini pada review posiitf.
Anda bisa juga bagikan review positif di media sosial. Anda bisa bagikan review positif di Facebook pada postingan di halaman Anda.
8 Tips Memperoleh Review Bagus Dari Pelanggan 8 Tips Memperoleh Review Bagus Dari Pelanggan Reviewed by Awn Chanel on 18.27 Rating: 5

Tips Agar Startup Bisa Bertahan di Dua Tahun Pertama

Untuk sebuah startup, kadang terasa sulit untuk bisa bertahan. Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat sepertiga bisnis baru tidak berhasil melewati 2 tahun pertama.
Tapi ada juga beberapa bisnis kecil bisa menghasilkan keuntungan di tahun pertama. Bahkan dengan biaya bisnis yang rendah, dan perlu menginvestasikan uang di bisnis agar tumbuh dengan memperluas produk, layanan, pindah ke area baru, atau mempekerjakan pegawai untuk membantu Anda.
Ingat, butuh uang untuk menghasilkan uang. Aturannya, Anda perlu tabungan selama setahun di bank untuk hidup sebelum Anda berhenti dari pekerjaan.
Ini tentang membangun dasar yang solid. Dan berikut ini tips yang bisa membantu bisnis Anda bertahan di dua tahun pertama:

Buat perencanaan bisnis

Photo credit: Google
Ketika Anda tidak mencari investor atau pinjaman bank, Anda kadang ingin menghindari perencanaan bisnis. Tapi proses menuliskan rencana Anda adalah cara untuk menuangkan visi Anda: Masalah apa yang Anda ingin pecahkan? Berapa rentang waktu Anda untuk launching, penjualan, dan keuntungan?
Anda tidak perlu membuat dokumen setebal 100 halaman, tapi rencana bisnis Anda harus cukup detail untuk menentukan apakah Anda punya target market dan model bisnis.

Pengeluaran rendah

Photo credit: Google
Bisnis baru biasanya gagal karena kehabisan uang, jadi antisipasi dengan mengatur pengeluaran serendah mungkin hingga Anda membangun produk dan penjualan mulai masuk.
Hanya pekerjakan orang yang sangat membutuhkan, gunakan kontraktor dan freelance. Bila Anda tidak perlu ruang, lupakan kantor. Dan secara umum, gunakan uang untuk hal yang Anda butuhkan, bukan hal yang Anda rasa perlu untuk bisnis Anda.

Kembali investasi di perusahaan

Photo credit: Google
Ketika beralih dari pekerjaan bergaji menjadi pengusaha, sulit untuk meninggalkan stabilitas keuangan. Tapi uang pertama yang Anda hasilkan harus kembali diinvestasikan ke perusahaan, produk, dan marketing Anda. Sering kali pemilik bisnis jadi orang terakhir yang menerima gaji di tahun pertama.

Bedakan hiperaktif dan produktif

Photo credit: Google
Di budaya saat ini, semua orang sibuk sepanjang waktu. Tapi berapa banyak bisnis ini maju? Selama tahun pertama, Anda perlu sangat selektif dalam bagaimana Anda menghabiskan waktu dan sumber daya.
Jangan terima semua penawaran yang datang. Ketika mempertimbangkan tiap permintaan pelanggan atau kesempatan event, marketing dan kerjasama, pikirkan bagaimana bisa sesuai dengan prioritas dan rencana Anda.

Fokus pada pelanggan

Photo credit: Google
Tujuan Anda bukan menciptakan produk atau bisnis yang mengagumkan, tapi membantu pelanggan. Anda perlu terbiasa dengan kebutuhan mereka dan beradaptasi berdasarkan feedback dari mereka. Ketika Anda membangun sesuatu yang orang butuhkan dan inginkan, penjualan akan mengikuti.

Membangun jaringan

Photo credit: Google
Semakin banyak orang yang Anda kenal, akan semakin baik. Siapapun bisa jadi partner potensial, pelanggan, dan sumber inspirasi. Jangkau profesional di bidang Anda atau orang yang telah memulai bisnis ini lebih dulu.
Semakin banyak orang yang Anda jangkau, semakin banyak kesempatan akan datang dan lebih banyak pendukung yang Anda punya ketika Anda membutuhkannya.
Hargai waktu orang lain. Ketika bertemu, ajukan pertanyaan, beri yang lain kesempatan untuk bicara tentang mereka, jangan lupa kirimkan ucapan terima kasih. Yang paling penting, ingat aturan utama dalam networking, semakin banyak Anda memberi, semakin banyak orang ingin kembali memberi.

Jangka waktu yang lebih panjang

Photo credit: Google
Wajar bagi pengusaha baru untuk menjalani uji coba selama setahun untuk melihat apa yang terjadi. Lalu bila merasa tidak memperoleh keuntungan setelah tahun itu, mereka memutuskan untuk berhenti.
Masalahnya adalah banyak bisnis butuh lebih dari setahun untuk memperoleh keuntungan. Satu cara terbaik untuk bertahan di jangka waktu satu tahun adalah dengan memahami fakta kalau  bisa butuh 18 sampai 24 bulan bagi sebuah bisnis untuk berkembang.
Memulai bisnis cukup berisiko, dan menimbulkan stres. Tapi semakin banyak bisnis kecil sebenarnya yang berhasil dibanding yang gagal di tahun pertama.

Menghindari kesalahan yang biasa dilakukan pengusaha di awal bisnis

Photo credit: Google
Di tahun pertama di bisnis apapun akan muncul kesalahan. Anda perlu bereaksi dengan cepat tapi juga menghindari kesalahan sederhana dengan melakukan perencanaan lebih dulu.
Berikut ini kesalahan yang dilakukan pengusaha di tahun pertama dan cara menghindarinya:

Berasumsi bisa melakukan semuanya sendiri

Photo credit: Google
Startup akan memulai dengan sumber terbatas. Ini sering memicu keinginan untuk menurunkan biaya dengan melakukan semua sendiri.
Sayangnya, bukan hanya tidak ada cukup waktu, pengusaha akan terlalu memaksakan diri bila melakukan ini. Kurang fokus dan keahlian di area penting akan menghambat pertumbuhan berharga di tahun pertama.
Cara menghindarinya, identifikasi area paling penting untuk bisnis yang Anda tidak bisa berkomitmen waktu atau tidak punya keahlian. Pekerjakan orang yang tepat untuk area ini, dan selalu pekerjakan orang yang lebih tahu dibanding Anda di area tersebut. Meski Anda akan meningkatkan biaya, Anda akan memperoleh perkembangan yang lebih baik.

Berpikir bisa bekerja lebih lama dari orang lain

Photo credit: Google
Cara sederhana untuk memperoleh keuntungan kompetitif dalam bisnis adalah dengan bekerja di jam yang lebih panjang. Pengusaha berpikir untuk menyelesaikan sebanyak mungkin pekerjaan dalam satu hari.
Bekerja 14 jam sehari memang memberi dampak, tapi hanya untuk jangka pendek. Kelelahan berarti Anda tidak di kondisi terbaik dan kurang optimal berarti performa Anda juga tidak optimal.
Anda bisa bekerja lebih efisien ketika mendapat cukup istirahat, rileks, dan bahagia. Bekerja selama 14 jam sehari adalah musuh untuk semua ini.
Cara mengatasinya, bekerjalah lebih cerdas. Ini lebih baik daripada bekerja lebih lama. Perencanaan di awal minggu akan memberi Anda dan team fokus pada tugas yang lebih penting yang perlu diselesaikan.
Kurangi meeting yang lama dengan mengatur agendanya, prioritaskan siapa yang perlu dilibatkan dan hasil yang Anda cari. Juga pastikan informasi yang penting dibagikan sebelum meeting untuk bisa dibaca oleh peserta rapat, jadi meeting bisa berlangsung lebih cepat.

Tidak menikmati kemenangan kecil

Photo credit: Google
Menikmati perjalanan bisnis tidak hanya membuat pekerjaan jadi lebih mudah, tapi memberi budaya positif pada bisnis Anda.
Atur waktu untuk sosialisasi team. Rayakan kemenangan dan peluncuran produk dengan makan siang bersama. Sisakan beberapa jam setiap bulan untuk melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan bisnis.

Memaksakan bisnis yang tidak berhasil

Photo credit: Google
Anda berhenti bekerja karena punya ide bagus yang Anda yakin akan berhasil. Tapi ternyata tidak berhasil, lalu bagaimana?
Pertama, Anda jangan pernah berhenti dari pekerjaan hingga Anda punya kesempatan  untuk menguji konsep bisnis yang Anda punya dan ada kemungkinan akan berhasil. Meski begitu, tetap sulit memprediksi masa depan startup Anda.
Anda mungkin tidak secara akurat memprediksi cara orang menggunakan produk Anda atau pelanggan mungkin tidak suka fitur yang Anda sukai. Jangan pertahankan ide hanya karena Anda menyukainya.

Komunikasi yang buruk dan mengabaikan kritik

Photo credit: Google
Ketika di kepala Anda ada ide membangun sebuah startup, kadang sulit untuk mengkomunikasikannya ke orang lain.
Selalu jaga komunikasi terbuka dan paksa diri Anda untuk mendengarkan kritik. Belajar mengatur orang butuh usaha. Tapi bila Anda tidak belajar cara komunikasi, Anda akan menghancurkan relasi serta pelanggan dan pegawai.
Tips Agar Startup Bisa Bertahan di Dua Tahun Pertama Tips Agar Startup Bisa Bertahan di Dua Tahun Pertama Reviewed by Awn Chanel on 18.23 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.