8 Tips Lancar Wawancara Kerja

Berikut ini tips wawancara kerja yang akan membantu Anda lancar melewatinya. Persiapan yang baik akan mengurangi stres saat wawancara sekaligus memberi Anda pengalaman wawancara yang sukses.

Berlatih dan bersiap

Photo credit: Google

Ulas pertanyaan-pertanyaan yang biasa diajukan dalam wawancara kerja, dan berlatihlah menjawabnya. Jawaban yang kuat adalah yang spesifik dan mengedepankan skill yang Anda miliki. Jawaban Anda juga harus menekankan skill yang paling penting bagi atasan dan relevan dengan posisi yang Anda lamar. Pastikan untuk melamar sesuai dengan pengalaman kerja Anda.
Meski penting untuk familiar dengan jawaban terbaik, selama wawancara juga penting untuk mendengarkan dengan baik untuk memastikan respon Anda memberi informasi yang mereka inginkan.
Juga, siapkan daftar pertanyaan yang Anda ingin ajukan kepada pewawancara. Pada hampir tiap wawancara, Anda akan ditanya apakah punya pertanyaan untuk mereka. Penting untuk punya setidaknya satu atau dua pertanyaan untuk menunjukkan minat Anda di perusahaan tersebut.

Membangun koneksi dengan pewawancara

Photo credit: Google
Selain menunjukkan apa yang Anda tahu tentang perusahaan, Anda juga perlu coba membangun koneksi dengan pewawancara. Ketahui namanya dan gunakan selama wawancara kerja. Bila Anda tidak tahu namanya, hubungi dan tanyakan sebelum wawancara. Dan dengarkan baik-baik selama perkenalan. Bila Anda sering lupa nama orang, tulis di buku catatan Anda.
Membangun koneksi personal dengan pewawancara bisa meningkatkan kemungkinan Anda diterima bekerja. Orang cenderung mempekerjakan kandidat yang mereka suka dan yang sepertinya cocok dengan budaya perusahaan.

Cari tahu tentang perusahaan dan tunjukkan apa yang Anda tahu

Photo credit: Google
Cari tahu tentang perusahaan agar Anda siap untuk pertanyaan, “Apa yang Anda tahu tentang perusahaan ini?” Bila pertanyaan ini tidak diajukan, Anda perlu tunjukkan apa yang Anda tahu tentang perusahaan tersebut.
Anda bisa melakukannya dengan menghubungkan apa yang Anda tahu tentang perusahaan dalam jawaban Anda. Misalnya Anda bisa katakan, “Saya lihat ketika Anda menggunakan sistem software baru tahun lalu, tingkat kepuasan pelanggan meningkat secara drastis.”
Anda perlu cari banyak informasi tentang riwayat perusahaan, misi, staf, budaya, dan kesuksesan terbaru di website mereka. Bila perusahaan punya blog dan sosial media, ini bisa jadi tempat yang tepat untuk mendapat banyak informasi tentang perusahaan.

Bersiap jauh-jauh hari

Photo credit: Google
Jangan tunggu hingga menit terakhir untuk memilih baju, mencetak resume, dan mencari buku catatan dan pulpen. Segera siapkan baju yang tepat, agar Anda tidak lagi cemas tentang baju mana yang akan dikenakan. Siapkan semua yang Anda butuhkan di malam sebelumnya.
Menyiapkan sepatu, tatanan rambut, kapan Anda berangkat, dan bagaimana sampai ke tempat wawancara, merencanakan semua ini di malam sebelumnya berarti otak Anda tidak perlu membuat keputusan di pagi harinya dan berarti Anda bisa menggunakan kekuatan otak Anda untuk fokus di wawancara.

Datang tepat waktu

Photo credit: Google
Selalu datang tepat waktu untuk wawancara. Tepat waktu berarti 5 hingga 10 menit lebih awal dari jadwal. Bila perlu, datang ke tempat wawancara sebelum jadwal agar Anda tahu tempatnya dan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk tiba ke sana.
Perhatikan waktu pelaksanaan wawancara agar Anda bisa sesuaikan dengan kondisi lalu lintas pada saat itu. Pastikan Anda punya waktu untuk ke kamar kecil, memeriksa penampilan, dna menenangkan diri.

Tetap tenang

Photo credit: Google
Selama wawancara kerja, coba rileks dan setenang mungkin. Ingat kalau bahasa tubuh memberitahu banyak tentang Anda ketika Anda menjawab pertanyaan. Persiapan yang tepat akan membuat Anda lebih percaya diri.
Ketika menjawab pertanyaan, jaga kontak mata dengan pewawancara. Pastikan memperhatikan pertanyaan agar Anda tidak lupa dan dengarkan seluruh pertanyaan sebelum menjawab, agar Anda tahu pasti apa yang ditanyakan.
Hindari memotong ucapan pewawancara, terutama ketika ia mengajukan pertanyaan. Bila Anda perlu waktu untuk memberi jawaban, ini tak masalah, dan lebih baik daripada memulai dengan banyak “hmmm” atau “umm..”

Follow-up setelah wawancara

Photo credit: Google
Selalu follow up dengan ucapan terima kasih untuk menunjukkan minat Anda pada posisi tersebut. Anda bisa juga sertakan detail yang Anda lupa sebutkan selama wawancara. Bila Anda diwawancarai oleh banyak orang dari perusahaan yang sama, kirim catatan personal ke masing-masing mereka. Kirimkan email ucapan terima kasih dalam 24 jam setelah wawancara.

Hindari kesalahan dalam wawancara kerja

Yang tidak kalah penting, Anda perlu hindari kesalahan dalam wawancara kerja. Berikut ini beberapa diantaranya:

Berpakaian tidak tepat

Photo credit: Google
Untuk wawancara kerja, Anda harus tampil profesional. Meski pakaian Anda bisa bervariasi berdasarkan posisi yang Anda lamar, misalnya, Anda perlu kenakan pakaian bisnis untuk pekerjaan non-profesional atau kasual untuk wawancara di perusahaan startup, tetap penting untuk terlihat rapi.

Datang terlambat

Photo credit: Google
Tiap orang tahu kesan pertama sangat penting dalam mendapatkan sebuah pekerjaan, tapi tahukah Anda kalau Anda bisa memberi kesan buruk bahkan sebelum Anda datang ke wawancara?
Datang terlambat tidak hanya menunjukkan skill manajemen waktu yang buruk, tapi menunjukkan kurang menghormati perusahaan, posisi, dan bahkan pewawancara.
Pastikan Anda tidak terlambat datang, tiba tepat waktu, atau bahkan lebih awal. Alokasikan waktu untuk tiba 5 hingga 10 menit lebih awal. Dengan begitu bila ada sesuatu yang tidak direncanakan terjadi Anda tidak akan terlambat.

Menggunakan handphone selama wawancara

Photo credit: Google
Sebelum masuk ke ruang wawancara, atur handphone di mode silent. Mengirim pesan selama wawancara tidak hanya terkesan tidak sopan, tapi memberi petunjuk jelas ke pewawancara kalau memperoleh pekerjaan bukan prioritas utama Anda.
Untuk alasan yang sama, jangan menjawab telepon selama wawancara. Untuk menghindari mengecek handphone, simpan handphone di tas sebelum wawancara. Bila Anda lupa mematikannya, jangan mengeceknya bila ada pesan atau telepon masuk.

Membawa  minum

Photo credit: Google
Sisihkan kopi, soda, atau minuman botol sebelum masuk ke ruang wawancara. Bila Anda perlu minum, lakukan sebelum wawancara.
Tidak saja terkesan tidak profesional bila masuk ke ruangan wawancara dengan membawa minum, tapi selama wawancara, Anda harus fokus memberi kesan yang baik, menjawab pertanyaan, menjaga kontak mata dengan calon atasan, dan memperhatikan seluruh proses wawancara.
Ada minuman di depan Anda membuat perhatian teralihkan, Anda jadi tidak bisa mencerna apa yang ditanyakan ketika sambil menyeruput teh, misalnya. Selain itu, membawa minum ke ruang wawancara juga berisiko insiden, seperti, minuman tumpah ke meja, ke Anda, atau bahkan ke pewawancara.

Rahasia Diterima Kerja. Ketahui Teknik Wawancara Kerja Yang Memukau Yang Belum Pernah Dibahas di Manapun Dengan Cara Yang Sudah Terbukti Berhasil !!


8 Tips Lancar Wawancara Kerja 8 Tips Lancar Wawancara Kerja Reviewed by Awn Chanel on 18.37 Rating: 5

8 Tips Memperoleh Review Bagus Dari Pelanggan

Ada banyak faktor yang menentukan keputusan pelanggan untuk membeli produk dari perusahaan Anda.
Misalnya, ketika seseorang ingin membeli sesuatu, ia akan meminta rekomendasi dari teman dan lalu melakukan pencarian online.
Kepercayaan pelanggan terhadap rekomendasi teman dan keluarga melebihi kepercayaan mereka terhadap iklan sebuah brand. Dan ketika tidak ada rekomendasi dari teman atau keluarga, ini membuat sebanyak 85 persen review online jadi sumber iklan yang bisa dipercaya.
Sebanyak 60 persen pelanggan yakin review pelanggan sangat bisa dipercaya, berarti bisnis yang bisa mengumpulkan review positif punya kesempatan untuk membuat pelanggan melakukan pembelian.
Penelitian lain menyatakan review positif dari pelanggan membuat 73 persen pelanggan lebih percaya pada sebuah bisnis, dan 57 persen pelanggan mengunjungi website perusahaan setelah membaca review positif.
Ini juga berarti bisnis bisa tumbuh dan berkompetisi, mereka butuh pelanggan yang membagikan review positif untuk membuat lebih banyak pengunjung datang ke website mereka.
Photo credit: Google
Untungnya, biasanya pelanggan tidak keberatan membantu Anda. Sebuah survey menyatakan dari 74 persen pelanggan yang diminta untuk memberi feedback, sebanyak 68 persen bersedia melakukannya.
Jadi yang perlu Anda lakukan adalah meminta dan mereka dengan senang hati melakukannya.
Lalu bagaimana membuat pelanggan menulis review positif yang bisa membantu Anda meningkatkan penjualan? Bagaimana Anda memastikan pelanggan puas dan cukup senang untuk dimintai review yang Anda butuhkan?
Berikut ini strategi yang akan membuat Anda memperoleh review positif dari pelanggan:

Sediakan tempat terpisah untuk meninggalkan ulasan

Photo credit: Google
Sebelum pelanggan potensial masuk ke website untuk mengenal bisnis Anda, pastikan mereka bisa tahu tentang Anda dimanapun mereka melakukan pencarian online.
Ada beberapa situs pihak ketiga yang orang gunakan untuk tahu lebih banyak tentang bisnis atau produk:

1. Yelp

Yelp dan Facebook jagi sumber review pelanggan yang paling dipercaya. Jadi pastikan bisnis Anda terdaftar dan up to date.
Pastikan Anda secara teratur memonitor komunikasi yang datang. Pemilik bisnis yang responsif ditandai dengan waktu respon dan tingkat respon yang bisa mendorong pembaca maju ke proses menjadi pelanggan.

2. Facebook

Anda juga perlu mengklaim bisnis Anda di halaman Facebook agar pelanggan potensial bisa menemukan Anda untuk tahu lebih tentang Anda tanpa harus meninggalkan jaringan sosial mereka.
Facebook jadi situs yang memberi reward terhadap tingkat respon yang tinggi, jadi pastikan Anda mempekerjakan seseorang untuk memonitor pesan yang masuk di media sosial yang Anda optimasi untuk memperoleh pelanggan baru.

3. Google

Gunakan Google My Business untuk mengklaim bisnis Anda di mesin pencarian terbesar di dunia ini, dimana pelanggan potensial akan menemukan Anda ketika mereka mencari informasi di Google atau mencari arah di Google map.
Orang juga suka memberi review melalui Google, yang muncul di hasil pencarian bisnis Anda.

Optimasi konten

Photo credit: Google
Review pelanggan bisa datang mulai dari pelanggan yang senang  atau tidak senang di situs pihak ketiga. Tapi setelah orang ada di situs Anda, pastikan mudah begi mereka meninggalkan review di sana.
Optimasi website Anda, blog post, dan email untuk menyediakan cara cepat dan mudah untuk menulis review dengan:
  • Mengatur website agar dengan cepat dan mudah mengarahkan pelanggan ke halaman Facebook untuk membaca dan meninggalkan review.
  • Optimasi website untuk perangkat mobile untuk orang yang datang ke website ketika mereka browsing media sosial atau melakukan pencarian dari handphone.
  • Bila Anda meminta pelanggan untuk memberi review melalui email, buat email yang singkat dan cepat.

Berikan insentif

Photo credit: Google
Waktu Anda sangat berharga, dan  begitu juga waktu pelanggan, jadi pastikan Anda memberi pelanggan alasan untuk memberi review.
Tawarkan insentif untuk membuat pelanggan ingin menulis review, seperti diskon atau kode kupon, atau uang tunai.

Meminta di momen yang tepat

Photo credit: Google
Pastikan Anda mengumpulkan review pelanggan di momen yang tepat untuk mendapat hasil yang optimal.
Coba pikirkan, bila Anda meminta review di waktu yang salah, ini bisa menyebabkan pelanggan memberi review negatif yang banyak orang bisa baca ketika mempertimbangkan apakah membeli produk dari bisnis Anda.
Minta review pelanggan setelah momen positif seperti:
–          Setelah mereka mengalami atau menunjukkan keberhasilan dengan produk atau layanan Anda.
–          Ketika mereka membeli kembali atau memesan kembali.
–          Setelah mereka tag brand Anda di postingan media sosial.
–          Bila mereka menghabiskan waktu di website Anda untuk browsing produk atau layanan lain.
–          Bila mereka mengajak orang lain membeli dari Anda.
Ini hanya beberapa contoh tanda pelanggan cukup puas sehingga mereka meninggalkan review positif untuk bisnis Anda.

Respon tiap review, termasuk review yang negatif

Photo credit: Google
Tak ada yang sempurna, dan kesalahan kadang terjadi yang menyebabkan pelanggan meninggalkan satu bintang saja di website, Facebook, atau Yelp.
Ketika Anda mendapat review satu bintang, pastikna untuk meluangkan waktu meresponnya, tanpa bersikap defensif. Ini hal tepat untuk dilakukan bila Anda memberi layanan untuk pelanggan dan ini sebenarnya bisa membantu bisnis Anda untuk jangka waktu panjang.

Beri review bagus lebih dulu ke pelanggan

Photo credit: Google
Bila Anda ingin pelanggan meninggalkan review, Anda bisa memberi mereka review lebih dulu.
Tapi Ini tidak selalu memungkinkan (bergantung industri dan produk Anda), tapi pada banyak kasus, Anda bisa mengajak pelanggan saling berbagi review positif.
Telegram Marketing Secrets.  Ebook panduan langkah demi langkah yang akan menunjukkan cara meningkatkan pendapatan bisnis Anda dengan teknik pemasaran Telegram.

Meminta secara langsung

Photo credit: Google
Bila Anda punya hubungan dekat dengan pelanggan, jangan ragu untuk memberi sentuhan personal, dan minta pelanggan untuk memberi review tentang pengalaman mereka secara langsung.
Bila Anda mengajak pelanggan ke kafe atau mengundang mereka ke salah satu event perusahaan, Anda bisa bertanya apakah produk atau layanan Anda jadi solusi untuk masalah mereka.
Anda bisa tahu kalau mereka berhasil atau tidak berdasarkan komunikasi reguler yang Anda lakukan, jadi Anda akan bertanya ke pelanggan yang Anda tahu telah berhasil.
Bila pelanggan memberitahu Anda kalau mereka berhasil, katakan ke mereka kalau Anda menghargai  pendapat dan loyalitas mereka, dan Anda akan sangat mengapresiasi bila mereka membantu Anda memperoleh pelanggan potensial baru.

Bagikan review pelanggan yang positif

Photo credit: Google
Ketika Anda mulai menerima review positif dari pelanggan, Anda bisa membagikannya agar pelanggan lain terinspirasi untuk melakukan yang sama.
Di Google, Yelp, TripAdvisor, dan banyak situs review lain, pemilik bisnis bisa pindahkan review agar lebih terlihat dan lebih banyak orang bisa membacanya. Pastikan Anda secara teratur melakukan ini pada review posiitf.
Anda bisa juga bagikan review positif di media sosial. Anda bisa bagikan review positif di Facebook pada postingan di halaman Anda.
8 Tips Memperoleh Review Bagus Dari Pelanggan 8 Tips Memperoleh Review Bagus Dari Pelanggan Reviewed by Awn Chanel on 18.27 Rating: 5

Tips Agar Startup Bisa Bertahan di Dua Tahun Pertama

Untuk sebuah startup, kadang terasa sulit untuk bisa bertahan. Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat sepertiga bisnis baru tidak berhasil melewati 2 tahun pertama.
Tapi ada juga beberapa bisnis kecil bisa menghasilkan keuntungan di tahun pertama. Bahkan dengan biaya bisnis yang rendah, dan perlu menginvestasikan uang di bisnis agar tumbuh dengan memperluas produk, layanan, pindah ke area baru, atau mempekerjakan pegawai untuk membantu Anda.
Ingat, butuh uang untuk menghasilkan uang. Aturannya, Anda perlu tabungan selama setahun di bank untuk hidup sebelum Anda berhenti dari pekerjaan.
Ini tentang membangun dasar yang solid. Dan berikut ini tips yang bisa membantu bisnis Anda bertahan di dua tahun pertama:

Buat perencanaan bisnis

Photo credit: Google
Ketika Anda tidak mencari investor atau pinjaman bank, Anda kadang ingin menghindari perencanaan bisnis. Tapi proses menuliskan rencana Anda adalah cara untuk menuangkan visi Anda: Masalah apa yang Anda ingin pecahkan? Berapa rentang waktu Anda untuk launching, penjualan, dan keuntungan?
Anda tidak perlu membuat dokumen setebal 100 halaman, tapi rencana bisnis Anda harus cukup detail untuk menentukan apakah Anda punya target market dan model bisnis.

Pengeluaran rendah

Photo credit: Google
Bisnis baru biasanya gagal karena kehabisan uang, jadi antisipasi dengan mengatur pengeluaran serendah mungkin hingga Anda membangun produk dan penjualan mulai masuk.
Hanya pekerjakan orang yang sangat membutuhkan, gunakan kontraktor dan freelance. Bila Anda tidak perlu ruang, lupakan kantor. Dan secara umum, gunakan uang untuk hal yang Anda butuhkan, bukan hal yang Anda rasa perlu untuk bisnis Anda.

Kembali investasi di perusahaan

Photo credit: Google
Ketika beralih dari pekerjaan bergaji menjadi pengusaha, sulit untuk meninggalkan stabilitas keuangan. Tapi uang pertama yang Anda hasilkan harus kembali diinvestasikan ke perusahaan, produk, dan marketing Anda. Sering kali pemilik bisnis jadi orang terakhir yang menerima gaji di tahun pertama.

Bedakan hiperaktif dan produktif

Photo credit: Google
Di budaya saat ini, semua orang sibuk sepanjang waktu. Tapi berapa banyak bisnis ini maju? Selama tahun pertama, Anda perlu sangat selektif dalam bagaimana Anda menghabiskan waktu dan sumber daya.
Jangan terima semua penawaran yang datang. Ketika mempertimbangkan tiap permintaan pelanggan atau kesempatan event, marketing dan kerjasama, pikirkan bagaimana bisa sesuai dengan prioritas dan rencana Anda.

Fokus pada pelanggan

Photo credit: Google
Tujuan Anda bukan menciptakan produk atau bisnis yang mengagumkan, tapi membantu pelanggan. Anda perlu terbiasa dengan kebutuhan mereka dan beradaptasi berdasarkan feedback dari mereka. Ketika Anda membangun sesuatu yang orang butuhkan dan inginkan, penjualan akan mengikuti.

Membangun jaringan

Photo credit: Google
Semakin banyak orang yang Anda kenal, akan semakin baik. Siapapun bisa jadi partner potensial, pelanggan, dan sumber inspirasi. Jangkau profesional di bidang Anda atau orang yang telah memulai bisnis ini lebih dulu.
Semakin banyak orang yang Anda jangkau, semakin banyak kesempatan akan datang dan lebih banyak pendukung yang Anda punya ketika Anda membutuhkannya.
Hargai waktu orang lain. Ketika bertemu, ajukan pertanyaan, beri yang lain kesempatan untuk bicara tentang mereka, jangan lupa kirimkan ucapan terima kasih. Yang paling penting, ingat aturan utama dalam networking, semakin banyak Anda memberi, semakin banyak orang ingin kembali memberi.

Jangka waktu yang lebih panjang

Photo credit: Google
Wajar bagi pengusaha baru untuk menjalani uji coba selama setahun untuk melihat apa yang terjadi. Lalu bila merasa tidak memperoleh keuntungan setelah tahun itu, mereka memutuskan untuk berhenti.
Masalahnya adalah banyak bisnis butuh lebih dari setahun untuk memperoleh keuntungan. Satu cara terbaik untuk bertahan di jangka waktu satu tahun adalah dengan memahami fakta kalau  bisa butuh 18 sampai 24 bulan bagi sebuah bisnis untuk berkembang.
Memulai bisnis cukup berisiko, dan menimbulkan stres. Tapi semakin banyak bisnis kecil sebenarnya yang berhasil dibanding yang gagal di tahun pertama.

Menghindari kesalahan yang biasa dilakukan pengusaha di awal bisnis

Photo credit: Google
Di tahun pertama di bisnis apapun akan muncul kesalahan. Anda perlu bereaksi dengan cepat tapi juga menghindari kesalahan sederhana dengan melakukan perencanaan lebih dulu.
Berikut ini kesalahan yang dilakukan pengusaha di tahun pertama dan cara menghindarinya:

Berasumsi bisa melakukan semuanya sendiri

Photo credit: Google
Startup akan memulai dengan sumber terbatas. Ini sering memicu keinginan untuk menurunkan biaya dengan melakukan semua sendiri.
Sayangnya, bukan hanya tidak ada cukup waktu, pengusaha akan terlalu memaksakan diri bila melakukan ini. Kurang fokus dan keahlian di area penting akan menghambat pertumbuhan berharga di tahun pertama.
Cara menghindarinya, identifikasi area paling penting untuk bisnis yang Anda tidak bisa berkomitmen waktu atau tidak punya keahlian. Pekerjakan orang yang tepat untuk area ini, dan selalu pekerjakan orang yang lebih tahu dibanding Anda di area tersebut. Meski Anda akan meningkatkan biaya, Anda akan memperoleh perkembangan yang lebih baik.

Berpikir bisa bekerja lebih lama dari orang lain

Photo credit: Google
Cara sederhana untuk memperoleh keuntungan kompetitif dalam bisnis adalah dengan bekerja di jam yang lebih panjang. Pengusaha berpikir untuk menyelesaikan sebanyak mungkin pekerjaan dalam satu hari.
Bekerja 14 jam sehari memang memberi dampak, tapi hanya untuk jangka pendek. Kelelahan berarti Anda tidak di kondisi terbaik dan kurang optimal berarti performa Anda juga tidak optimal.
Anda bisa bekerja lebih efisien ketika mendapat cukup istirahat, rileks, dan bahagia. Bekerja selama 14 jam sehari adalah musuh untuk semua ini.
Cara mengatasinya, bekerjalah lebih cerdas. Ini lebih baik daripada bekerja lebih lama. Perencanaan di awal minggu akan memberi Anda dan team fokus pada tugas yang lebih penting yang perlu diselesaikan.
Kurangi meeting yang lama dengan mengatur agendanya, prioritaskan siapa yang perlu dilibatkan dan hasil yang Anda cari. Juga pastikan informasi yang penting dibagikan sebelum meeting untuk bisa dibaca oleh peserta rapat, jadi meeting bisa berlangsung lebih cepat.

Tidak menikmati kemenangan kecil

Photo credit: Google
Menikmati perjalanan bisnis tidak hanya membuat pekerjaan jadi lebih mudah, tapi memberi budaya positif pada bisnis Anda.
Atur waktu untuk sosialisasi team. Rayakan kemenangan dan peluncuran produk dengan makan siang bersama. Sisakan beberapa jam setiap bulan untuk melakukan aktivitas yang tidak berhubungan dengan bisnis.

Memaksakan bisnis yang tidak berhasil

Photo credit: Google
Anda berhenti bekerja karena punya ide bagus yang Anda yakin akan berhasil. Tapi ternyata tidak berhasil, lalu bagaimana?
Pertama, Anda jangan pernah berhenti dari pekerjaan hingga Anda punya kesempatan  untuk menguji konsep bisnis yang Anda punya dan ada kemungkinan akan berhasil. Meski begitu, tetap sulit memprediksi masa depan startup Anda.
Anda mungkin tidak secara akurat memprediksi cara orang menggunakan produk Anda atau pelanggan mungkin tidak suka fitur yang Anda sukai. Jangan pertahankan ide hanya karena Anda menyukainya.

Komunikasi yang buruk dan mengabaikan kritik

Photo credit: Google
Ketika di kepala Anda ada ide membangun sebuah startup, kadang sulit untuk mengkomunikasikannya ke orang lain.
Selalu jaga komunikasi terbuka dan paksa diri Anda untuk mendengarkan kritik. Belajar mengatur orang butuh usaha. Tapi bila Anda tidak belajar cara komunikasi, Anda akan menghancurkan relasi serta pelanggan dan pegawai.
Tips Agar Startup Bisa Bertahan di Dua Tahun Pertama Tips Agar Startup Bisa Bertahan di Dua Tahun Pertama Reviewed by Awn Chanel on 18.23 Rating: 5

Strategi Marketing Video Youtube


Video YouTube Marketing


Video YouTube Marketing
Halo  apa kabar hari ini ?
Di kesempatan kali ini kita akan membahas tentang strategi marketing dengan menggunakan Youtube.
YouTube dicipakan pada tahun 2005, Youtube merupakan situs video sharing terbesar di dunia dan jutaan orang didunia setiap harinya mengakses youtube. Trafik yang besar inilah yg membuat video marketing di Youtube sangat powerfull.
Berikut ini langkah-langkah yang perlu Anda lakukan untuk memaksimalkan Strategi marketing Youtube Anda.
1. Membuat Akun YouTube
Silahkan daftar email dari google (gmail). Jika anda sudah memiliki anda bisa login ke akun Google anda (gmail), setelah itu buka situs www.youtube.com.Langkah berikutnya adalah membuat Channel untuk akun YouTube Anda. Klik link “My Channel” yang ada di sebelah kiri. Nanti akan muncul pilihan, apakah kita akan menggunakan nama asli (nama sewaktu mendaftar email) atau menggunakan nama lain sebagai nama Channel di Youtube. Anda bisa gunakan nama lain sebagai nama Channel YouTube, misalnya nama domain website Anda atau nama khusus. Klik link “To use a business or other name, click here”, nanti anda akan diarahkan ke halaman baru.
2. Upload Video Secara Rutin
Youtube sendiri menginginkan kerjasama jangka panjang dengan para mitranya dan Youtube sangat menghargai mereka yang secara teratur mengupload video baru. seringlah-seringlah mengupload video anda karena hal ini akan menjadi nilai lebih di mata youtube
3. Pastikan Video Anda Tidak Melanggar Hak Cipta
Youtube sangat menjunjung tinggi hak cipta, jika anda ingin mengupload video, pastikan anda tidak melanggar hak cipta, jika Anda melanggar hak cipta maka youtube tidak segan-segan akan menghapus video-video yang sudah anda upload, tentu Anda tidak mau hal ini terjadi kan ?
4. Tingkatkan Popularitas Channel YouTube Anda
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan popularitas Channel YouTube. Diantaranya adalah:
Seringlah mengupload video yang bermanfaat, unik, menarik dan berkualitas baik. Sebaiknya video yang anda upload memiliki resolusi yang baik dan tampilannya jelas tidak pecah-pecah.
5. Perbanyak dan Kembangkan Audiens Video Anda
Rajin-rajinlah share video atau Channel YouTube Anda ke media sosial, seperti facebook, twitter, G+, dll. Jika konten video anda benar-benar bagus, maka viewer dan subscriber tidak sungkan-sungkan men-share video anda diakun media sosial mereka.
Dengan banyaknya share yang terjadi maka dengan mudah video Anda akan mendapat banyak ‘view’
Berikut ini strategi marketing youtube yang bisa anda terapkan :
1. Buatlah nama channel yang sesuai dengan kata kunci yang menjadi target anda. Gunakan kapitalisasi dalam nama channel sehingga jelas. Jika Anda memulai saluran YouTube tentang hijab, TutorialHijab adalah nama channel yang lebih baik daripada Hijab123.
2. Masukkan judul untuk channel tersebut. Secara default nama saluran juga merupakan judul dari channel tetapi anda dapat mengeditnya dalam pengaturan channel.
3. Masukkan link ke website anda dalam channel. YouTube memungkinkan menambahkan lebih dari satu link di sidebar channel anda.
4. Saat meng-upload video, masukkan tag dengan hati-hati. Masukkan kata kunci kompetisi rendah. Kata kunci ini dapat ditemukan diluar dari AdWords Keyword Tool. Anda juga dapat memasukkan tag dari video lainnya sehingga video anda akan muncul video yang terkait saat video tersebut ditonton.
5. Jika Anda membuat video dengan slide dan pengisi suara menggunakan PowerPoint atau Keynote, pastikan bahwa anda memiliki latar belakang custom unik untuk slide anda. Background dapat berisi URL situs anda pada sudut kanan atas atau sudut kanan bawah. Dengan teknik ini anda bisa mendapatkan pengunjung bahkan jika video anda ditampilkan di situs lain terlebih saat deskripsi anda dan link di dalamnya tidak muncul.
6. Jika Anda membuat video screencast, mencoba merekam layar pada 640 × 360 (16: 9) sehingga video tidak muncul dan kabur. Jika anda tidak dapat melakukannya di 360p, anda dapat membuatnya di 480p (854 × 480). Jangan meng-upload video screencast di 720p kecuali jika anda tidak memiliki pilihan lain.
7. Gunakan anotasi di video Anda. Anda dapat menghubungkannya untuk berlangganan halaman, halaman saluran, video YouTube lain atau hanya meminta pengunjung untuk mengunjungi URL anda untuk informasi lebih lanjut. Perhatikan bahwa anda hanya dapat menggunakan YouTube link internal di anotasi, menghubungkan eksternal tidak diperbolehkan.
8. Manfaatkan tren YouTube. Anda bisa meningkatkan viewer pada video anda Anda dapat membuat video untuk niche anda terkait dengan video tren. Coba lihat YouTube-trends.Blogspot.com untuk melihat video trending terbaru.
9. Upload video berkualitas tinggi secara konsisten
10. Jangan terlalu agresif dengan pemasaran di YouTube.
11. Jangan meng-upload video lebih dari 10 menit. rentang perhatian dari pengguna di YouTube sangat rendah. Dalam pengalaman saya 1-2 menit video paling baik untuk YouTube. Jika Anda memiliki sesuatu yang signifikan untuk disampaikan ada baiknya anda membagi video menjadi 2-5 bagian dan upload dengan kata kunci dengan judul yang unik. Dengan cara ini Anda akan mendapatkan lebih banyak pemirsa untuk video anda.
12. Video kontroversial menarik banyak perhatian di YouTube. Namun pastikan untuk menyediakan beberapa konten berkualitas setelah anda menarik pemirsa menggunakan judul yang kontroversial.
13. Sering-seringlah meninggalkan komentar di video yang terkait dengan video yang anda miliki
14. Setiap video yang anda upload memenuhi syarat untuk menjadi respon video ke beberapa video lainnya. Temukan beberapa video terkait di niche anda, anda bisa mengeposkan tanggapan video menggunakan salah satu video anda.
15. Usahakan akun Google terpisah untuk channel YouTube anda sehingga bahkan jika akun anda akan dibanned, fitur atau layanan lainnya tidak terpengaruh.

Kita bisa menggunakan video youtube untuk berbagai macam promo, mulai dari Online shop, Affiliate, Adsense dan lain sebagainya
Itulah beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan youtube Marketing Anda
Jika anda ingin serius mendalami tentang Youtube Marketing, Anda dapat mempelajarinya secara lengkap di SINI.
Strategi Marketing Video Youtube Strategi Marketing Video Youtube Reviewed by Awn Chanel on 21.34 Rating: 5

Inilah Cara Download Video Dari Youtube


Banyak dari kita menggunakan video sebagai media untuk pembelajaran/ video tutorial, dan tidak jarang kita langsung mencarinya melalui YouTube. Ya YouTube memang website untuk berbagi video. YouTube memungkinkan kita bisa mengupload, sharing dan menonton video secara live.
Terkadang kita hanya menonton video di YouTube, tapi bagaimana caranya supaya video di YouTube bisa kita download ? Cara mendownload video dari YouTube tidaklah terlalu sulit kalau kita tahu caranya :D. Tapi bagi kita yang tidak tahu caranya bukanlah sesuatu yang harus kita sesalkan, karena di situs YouTube memang tidak terdapat pilihan untuk mendownload video yang ada di sana. Namun bukan berarti Anda tidak bisa mendownload video yang ada di sana.

Subscriber Youtube anda sudah cukup?


Caranya adalah:
  1. Software Downloader
    Kita bisa menggunakan software downloader seperti Internet Download Manager (IDM) atau Free Download Manager. Software IDM bisa kita pakai tapi ada batasannya, karena software tersedia fitur trial. Jika kita ingin optimal bisa beli lisensinya πŸ™‚
  2. Tool OnlineKita bisa gunakan tool online seperti Savefrom maupun KeepVid. Kedua tool online tersebut kita hanya copy paste URL video YouTube yang ingin kita download, dan masukkan link tersebut ke kolom yang sudah disediakan. Selanjutnya kita bisa klik download πŸ™‚ Dengan menggunakan tool online ini kita juga bisa memilih format dan ukuran video yang kita sukai.
Inilah cara download video di YouTube bisa kita gunakan. Selanjutnya bisa dicoba untuk mendownload video yang kamu inginkan, selamat mencoba πŸ™‚
Inilah Cara Download Video Dari Youtube Inilah Cara Download Video Dari Youtube Reviewed by Awn Chanel on 21.27 Rating: 5

Yang Anda Perlu Tahu Sebelum Menggunakan Youtube

YouTube merupakan situs komunikasi publik online. Situs ini memungkinkan pengguna yang telah terdaftar mengunggah video untuk bisa dinikmati oleh publik. Siapapun yang datang ke situs ini bisa melihat video yang diterbitkan. Video bisa berisi apa saja mulai dari video pemula hingga video profesional.
Anda bisa masukkan apa saja di situs YouTube. Anda juga bisa menonton apa saja di sana. Ada banyak video bagus yang sangat menarik dan menghibur dan tidak bisa Anda tonton di tempat lain.

YouTube untuk bisnis

Photo credit: Google
Untuk beberapa bisnis dan organisasi kecil, membangun konten video di YouTube terdengar seperti tugas yang menakutkan. Tapi jangan Anda biarkan kekhawatiran ini menghalangi Anda untuk mencoba menggunakannya.
Yang paling Anda butuhkan untuk channel YouTube yang sukses mungkin sudah Anda miliki, yakni memahami siapa audiens dan apa yang mereka sukai.
Konten video bisa membantu usaha branding Anda dan menunjukkan kemampuan bisnis Anda tapi ini juga jadi cara untuk menghibur, mengedukasi, dan terhubung dengan banyak orang.
Untuk bisa memperoleh kesempatan yang ditawarkan YouTube untuk bisnis Anda, kita lihat beberapa hal yang perlu Anda lakukan ketika pertama kali menggunakan YouTube:

1. Pikirkan apa yang ingin Anda capai

Photo credit: Google
Sebelum memulai, Anda perlu cari tahu apa yang Anda harapkan ketika membangun kehadiran Anda di YouTube. Ini akan membantu Anda memutuskan jenis video yang Anda ciptakan dan memperjelas audiens untuk konten Anda.
Punya tujuan jelas sejak awal berarti Anda akan menciptakan kontan yang audiens ingin subscribe, bookmark, dan bagikan ke teman. Bila Anda fokus pada konten yang bermanfaat untuk audiens, penonton akan melihat Anda sebagai sumber informasi yang bisa dipercaya.

2. Buat saluran di YouTube

Photo credit: Google
Anda membutuhkan akun Google untuk memulai saluran YouTube. Setelah Anda menciptakan akun dan ternavigasi ke YouTube, Anda akan diminta untuk memberi nama saluran Anda. Menggunakan nama bisnis jadi pilihan tepat. Tujuannya agar mudah bagi audiens untuk menemukan Anda.
Setelah Anda menjawab sejumlah pertanyaan dan sepakat dengan perjanjiannya, Anda akan dibawa ke saluran baru.
Penting untuk menata halaman baru Anda sebelum mulai mempromosikannya.  Anda perlu pastikan memberi kesan yang baik untuk pengunjung yang datang.
Berikut ini hal yang perlu jadi fokus Anda:

Ikon saluran


Photo credit: Google
Unggah logo perusahaan ke kotak ikon saluran di atas kiri halaman saluran. Bila Anda tidak punya logo, gunakan gambar berkualitas baik yang mewakili bisnis Anda dengan cara profesional.

Bagian about

Photo credit: Google
Bagian about jadi kesempatan untuk Anda memberitahu orang siapa Anda, apa yang Anda lakukan, dimana menemukan Anda, dan bagaimana untuk berkomunikasi dengan Anda. Pastikan untuk menyertakan semua link media sosial agar orang bisa follow semua saluran Anda. Anda juga perlu berikan link ke website perusahaan.

Channel art

Photo credit: Google
Anda bisa buat saluran Anda menonjol dengan pengaturan channel art. YouTube menyediakan bantuan untuk proses ini, lengkap dengan dimensi dan bagaimana tampilan di berbagai perangkat termasuk handphone dan televisi.
Hati-hati ketika memilih channel art. Sebaiknya gunakan desain atau pola simple yang konsisten dengan branding perusahaan. Juga pastikan Anda punya hak menggunakan gambar yang Anda pilih. Terakhir, cek tampilan gambar ini di perangkat lain untuk memastikan semua terlihat bagus. Handphone, tablet, dan desktop menunjukkan channel art di dimensi berbeda.

3. Mulai membuat video


Photo credit: Google
Ini bagian yang menyenangkan. Kumpulkan semua perlengkapan yang Anda punya dan mulai shooting video. Meski bila Anda hanya bekerja dengan smartphone, Anda masih bisa membuat video bagus dan bermanfaat.
Ingat untuk tetap percaya diri dan menikmatinya. Video bagus selalu punya energi bagus, bila Anda tidak menikmati saat membuat video, audiens mungkin tidak akan suka menontonnya.

4. Buat playlist

Photo credit: Google
Setelah Anda menciptakan beberapa video, kelompokkan menjadi playlist di channel Anda.
Meski bila Anda hanya punya beberapa video, tetap bagus bila Anda memasukkannya ke playlist. Judul yang Anda pilih untuk playlist bisa membantu Anda mendapat peringkat lebih tinggi di hasil pencarian Google.
Playlist juga akan lebih mendorong orang untuk menonton video karena mereka melihat daftar video Anda yang membuat konten lebih berepisode. Auto-play bagus untuk membuat penonton melihat banyak video.

5. Bagikan konten Anda

Photo credit: Google
Meski video Anda bisa memperoleh traffic melalui hasil pencarian, jangan ragu untuk mempromosikan video melalui saluran online lain.
Orang yang sudah terhubung dengan Anda di Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn, Instagram, dan Pinterest akan mengapresiasi video-video Anda juga.
Dan jangan lupakan email. Sertakan video di email selanjutnya sebagai cara untuk mendekati subscriber dan menambah traffic ke halaman YouTube.

6. Menganalisa data



Photo credit: Google
Setelan Anda mulai menghasilkan video, cari tahu bagaimana reaksi orang. Idealnya Anda ingin orang menonton semua video hingga akhir.
YouTube Analytics bisa menunjukkan apakah orang mematikan video di waktu tertentu melalui laporan Audience Retention. Ini jadi cara bagus untuk mengukur apakah panjang video Anda sudah tepat. Video yang lebih pendek sering kali lebih efektif.
Youtube Domination. Sebuah Paket berupa Video PRAKTEK LANGSUNG yang akan menunjukkan langsung langkah demi langkah bagaimana proses sebuah video bisa langsung muncul di halaman 1 Google & You Tube.

7. Tetap terhubung dengan audiens

Photo credit: Google
Jangan cuma mengupload video saja. Periksa apakah orang memberi komentar. Respon pertanyaan dan komentar orang untuk menciptakan percakapan yang membantu audiens tahu lebih banyak tentang perusahaan dna topik di video Anda.
Mereka tidak hanya bisa belajar dari Anda, tapi Anda bisa belajar dari mereka tentang apa yang bisa Anda lakukan lebih baik untuk memenuhi kebutuhan audiens. Tiap komentar yang Anda terima di video adalah kesempatan untuk menciptakan koneksi yang lebih dalam.

8. Sertakan link ke akun Google+



Photo credit: Google
Pastikan memberi link ke akun Google+ pada saluran YouTube Anda. Ini memastikan tiap komentar pada video pada postingan Google+ akan muncul di halaman YouTube.
Dengan begitu semua feedback untuk video terpusat di satu lokasi. Google memberikan instruksi detail tentang bagaimana menghubungkan dua akun ini.

9. Gunakan annotation dan verifikasi website


Photo credit: Google
Annotation adalah teks yang  bisa diklik yang bisa Anda masukkan ke video Anda. Anda bisa memilih memberi link annotation ini ke video Anda yang lain atau saluran Anda yang lain. Annotation jadi cara untuk mempromosikan konten video Anda.
Bila Anda menciptakan annotation yang terhubung ke website, Anda perlu memverifikasi website dengan memasukkan garis kode ke homepage website perusahaan Anda.
Yang Anda Perlu Tahu Sebelum Menggunakan Youtube Yang Anda Perlu Tahu Sebelum Menggunakan Youtube Reviewed by Awn Chanel on 21.18 Rating: 5
Diberdayakan oleh Blogger.